October 15, 2017

Tidur dan Mandi di Bandara Terminal 2 - Soekarno Hatta - Tangerang / Jakarta

Tidur di Bandara ?. Siapa takut.
Tidur di Bandara Soekarno Hatta Terminal 2 ternyata tidak seburuk  yang saya kira sebelumnya. Ini adalah pengalaman kali pertama saya tidur di Bandara Soekarno - Hatta. Seingat saya dulu, pernah beberapa kali tidur di bandara, tapi hanya sebatas mengistirahatkan badan saja (Tidak benar-benar tidur dan terlelap). Yaitu di Bandara Hasanuddin-Makassar dan Ngurarai-Denpasar untuk penerbangan dini hari pukul 01:00 WITA ke Jayapura (Hanya 3-4 Jam Saja), pada waktu itu.

Kali ini berbeda, karena memang niatan dari awal adalah Tidur di Bandara demi menghemat cost travelling. Penerbanggan saya dari BPN adalah pukul 20:00 WITA, dan tiba di CGK pukul 21:00 WIB, sedangkan untuk penerbangan selanjutnya ke SIN adalah keesokan harinya  pukul 09:00 WIB. sangat nanggung kalau tidur di hotel/hostel, paling tidak harus mengeluarkan uang Rp 500 ribu'an (GoCar PP Bandara Hotel dan Harga Hostel'nya). Tidak apa-apa sih kalau bisa di reimburse ke kantor. Berhubung suda gak ada kantor dan full biaya sendiri.., sayang ngeluarin uang segitu, mending buat makan.

Pertama adalah tidur dimana di Terminal 2 - Soekarno Hatta ?. Ada banyak ruang kosong yang bisa dimanfaatkan untuk tidur disini. Mulai dari Musholah, Termindal Kedatangan (Lantai 1), samapai Terminal Keberangkatan (Lantai 2). Sebenarnya Musholah lebih nyaman, tapi berhubung salah satu teman ada yang non-Muslim dan pertimbangan itu adalah tempat ibadah, jadi rasanya kurang pantas apabila kita tidur di musholah apalagi beramai-ramai.

Terminal 2 - Kedatangan / Arrival - Lantai 1 . Bandara SoeHatt - TIDUR - MANDI
Setelah kesana-kemari mencari alamat-palsu tempat yang pas untuk tidur, saya memutuskan untuk Tidur di Terminal Kedatangan (Lantai 1) / Bawanya Terminal Keberangkatan 2 D. atau tempatanya Perwakilan Maskapai seperti Qatar, ANA, Koerean Air, dan lain-lain. Kenapa disini ?. karena lebih sepi dan tenang dari lalu lintas pengunjung bandara. Kegiatan office juga suda berakhir. Dan yang lebih penting adalah, adanya puluhan bangku panjang (tanpa sekat) yang berbaris rapi disini. seolah-olah bangku tersebut disipakan untuk Tidur. Jadi kita tidak perlu beralaskan lantai karena ada bangku di antantara kita, hahaha... Sayang saya lupa gk foto kemarin. (saya update kalau ke terminal 2 lagi).

Berhubung tidurnya di bangku, saya merasa bangun tidurnya masih ada rasa capek dan gak segar/fresh (mungkin masih belum terbiasa). Dan beruntungnya, didekat tempat Saya tidur ada Shower/Mandi gratis. Tempatnya ada diperkantoran International Air Line, kalau dari Gate kedatangan lurus aja sampai ketemu kantor Qatar, terus belok kanan, lurus aja 100 meter diseblah kiri ada pintu kayu warna kuning, masuk, dan itu tempat Showernya.














Lumayan banget kan.., jadi sebelum masuk ke gate keberangkatan.., penampilan suda Kece (Tidur Cukup dan Suda Mandi).



Balikpapan, 15 Oktober 2017
Di atas kasur empuk.

September 21, 2017

Dari Balikpapan ke Berau Perjalan Darat ?. Indah Dikenang Tidak Ingin diualang.

Beberapa minggu lalu, memberanikan NEKAD dari Balikpapan ke Berau dengan menggunakan Jalur Darat. Yup mumpung ada alasan kerja'an (mencoba peruntungan) mengunjungi kembali ke Kota Tanjung Redeb, Berau.

Rute yang Saya Ambil kemarin adalah sebagai berikut

Terminal Batu Ampat
(Balikpapan)
vv
v
Terminal Sungai Kujang
(Samarinda)
vv
v
Terminal Lempake
(Samarinda)
vv
v
Tanjung Redeb
(Berau)




1. Balikpapan - Terminal Batu Ampar.
Saya berangkat dari Balikpapan - Terminal Batu Ampar,  ini merupakan kali kedua saya naik Bus di Kalimantan, dan kali pertama saya naik Bus dari Terminal ini. Terminalnya bagus dan modern, tapi sayang sepi sekali, tidak banyak penumpang yang terlihat di Terminal ini. Dan Guess what ?.  Bus Executive yang saya tumpangi keluar dari Terminal ini dengan membawa penumpang sebanyak 1 Orang, tidak lain dan tidak bukan hanya saya seorang. -_-".

Tak lama setelah itu, Saya tersadar, kelihatannya saya yang salah tidak tepat mengambil starting Point' untuk naik Bus ke Samarinda. Kebanyakan penumpang menunggu di Warung Kopi dekat pertigaan JL. Soekarno Hatta (Kalau dari arah terminal Batu Ampar). Dalam hati, ada terminal bagus-bagus.., lah kok ya nunggunya disini. 

Tiket Balikpapan ke Smarinda dengan Bus Executive AC cukup membayar Rp 40.000


2. Terminal Sungai Kujang ke Terminal Lempake
Perjalanan dari Balikpapan ke Terminal Sungai Kujang - Samarinda ditempu dengan waktu kurang lebih 2 jam. Tidak berhenti di terminal  ini, Saya harus melanjutkan perjalanan ke Terminal Lempake untuk menuju ke Berau. Dari Terminal Sungai Kujang ke Terminal lempake Jaraknya sekitar 20 KM'an (membela kepadatan kota samarinda). Kalau hari masih siang mending pakai Angkot "B" harganya mungkin cuman 16 ribu'an.

Berhubung saya tiba di Terminal Sungai Kujang suda pukul 2 sore, dan harus mengejar Bus pukul 4 sore. Maka saya memutuskan untuk menaiki Ojek, berhubung tergesa-gesa, saya memutuskan untuk naik Ojek Konvensional, tarifnya adalah Rp 50.000. Padahal Go-Jek suda ada di Samarinda, paling habis 20 ribu'an. Dalam hati saya ya sudahlah.., Rejeki Abang Tukang Ojek ini.


3. BUS atau TRAVEL ke Berau ?
Sampai di terminal Lempake, saya segera menghubungi agen BUS MOSA PERSADA yang suda saya pesan dari 2 hari yang lalu. Untuk Bus rute Smarinda - Berau jadwalnya seringkali 3 kali seminggu dan tidak ada hari khusus (dengan sayarat ketentuan berlaku). Maksudnya adalah.., jika penumpang yang menggunakan Bus ini memenui Quota, maka pak supir Bus akan berangkat. Quota penumpang yang dibutuhkan adalah minimal 5 orang. Nanti bakalan di konfirmasi oleh agen BUS.
Harga untuk Rute Samarinda-Berau/Tanjung Redeb adalah Rp 200.000 dengan Bus Mosa Persada. Bus satu-satunya yang melayani rute Samarinda-Berau. Busnya bukan AC ya. Lebih hemat memang naik Bus dari pada menggunakan Travel dengan rute yang sama.



Tidak beruntunglah Saya pada hari itu, ternyata ada beberapa penumpang yang telah reservasi dan membatalkan keberangkatannya. Alhasil penumpang Bus yang tersisah untuk rute ini hanya tingal 2 Orang (Termasuk saya). Karena kurang dari Quota, maka keberangkatan bus pada hari itu dibatalkan. dan Pak Agen Bus mengembalikan Uang Kami. Dan kami di Over ke Travel.



Jam tangan menunjukan Pukul 17:14, kita diantar ke pool travel CV Trans Borneo Jaya 99 Travel. Dengan Tarif Rp 300.000 untuk Rute Samarinda-Berau dengan menggunakan Mobil Avanza. Dan beruntungnya saat itu masih ada kursi yang tersisa. Menyelesaikan pembayaran di agen dan tidak berapa lama perjalanan dimulai.

- Kursi Paling Belakang
Garis besarnya adalah jangan duduk di kursi yang paling belakang...itu adalah Neraka. Trust Me..., lebih baik kalain di depan samping pak Supir atau ditengah. Berhubung (lagi-lagi) saya yang paling muda, saya ditunjuk untuk menduduki kursi paling belakang. Sial memang.. hahaha... Bisa kebayang ya.., Pak Supir ngebut, jalanan sepi, dan medan kacau (dibeberapa bagian tidak semua)..., korban yang paling terasa akibatnya adalah kursi paling belakang. Goncangannya itu... Tidak ppernah terlupakan

- Perjalanan menempu Jalan Panjang
Perjalan dari samarinda ke Berau kurang lebih berjarak 550 KM. berangkat kurang lebih pukul 18:00, dan tiba di Tanjung Redeb - Berau Pukul 08:00 Pagi. Tentu tidak Non-Stop, dalam perjalan itu, Saya singgah beberapa kali di warung makan untuk makan dan shalat. Makannya bayar sendiri ya.., jadi Tarif Travel tersebut tidak dikasih makan. Hampir selama perjalanan saya terjaga..., Jangan harap lihat pemandangan kiri dan kanan (yang saya pikirkan sebelumnya adalah bisa Sight Seeing Gitu...), dan segera lupakan hal itu..., karena yang saya lihat hanya gelapnya malam mencekam, penerangan pun minim. Ditambah angin kencang dari kaca mobil yang terbuka LEBAR masuk (yup tidak ada AC) dalam hati.., Siap-siap masuk angin ini... -_-". Intinya adalah siapkan Fisik dan Menta yang kuta selama perjalanan karena perjalanannya menempu jalan panjang.

- Bagasi Barang & Kursi Penumpang
Bagasi barang dan kursi penumpang itu beda tipis..., selama ada tempat kosong yang masih bisa untuk barang maka jadilah bagasi. Intinya adalah.., tidak hanya berduel berdesak-desak'an dengan penumpang lain, tapi saya juga berdesak-desak'an dengan Barang bawaan penumpang lain, yang saya pikir kurang masuk akal. Seperti orang yang mau pindahan. Ya Tuhan...

Dan Akhirnya saya sampai di Tanjung Redeb dengan SELAMAT. Alhamdulilah....

dan SELAMAT MENCOBA.


Cost Summary
- Tiket Bus Balikpapan-Samarinda (Rp 40.000)
- Ojek T. Sungai Kujang - T. Lempake (Rp 50.000)
- Bus Mosa Persada (Rp 200.000) / Travel (Rp 300.000)

Contact Summary
- Agent Bus Mosa Persada (Samarinda - Berau) - 085348626979
- Travel Samarinda - Berau - 085246600711

August 25, 2017

Amie Chabiee..



Tiba-tiba saya kangen banget sama anak ini, yang uda saya anggap adik sendiri.
Komentaranya yang terkadang agak Absurd untuk di dengar.... dan kenekatannya yang seringkali diluar batas Logika saya. Sering drama juga sama anak ini... Hiks.., hahaha....

Pernah suatu ketika, saya ajak Joint Visit untuk menawarkan salah satau produk minuman baru.., dan notabanennya sasarannya adalah untuk perempuan. Singkat cerita.., kita menyisir outlet bertipe Salon, Spa, dan Bridal (Identik dengan market perempuan). Sampi kita pada beberapa Outlet Spa yang menurut gw gak asing (Oke Fix.., ini adalah Spa Khusus Laki-laki). dan Saya tau banget.., karena ini merupakan langganan Saya , sory teman-teman saya.

Amik dengan beraninya masuk ke tempat tersebut dan mengedukasi kasir yang ada disana.., sengaja saya diam saja. Tentu ada penolakan.., Kasir yang disana menjelaskan bahwa Spa ini khusus Laki-laki. Negosiasi lama.., dan Finally gagal juga.

Kita berdua masuk mobil
Saya : Spa seperti itu bukan target merket kita mik...
Amik : Gak popo pak ed, Seng penting payu.., mosok ero nek gak dicobak sek...
            (Tidak apa-apa pak ed, yang penting lauk.., kalau gak dicoba gak bakal tau)

Hahaha.., kalimatnya simple.., tapi penuh makna... saya samapi terdiam sejenak.

Terkadang dalam hidup kita butuh kenekatan-kenekatan untuk menguji seberapa besar kemampuan kita. Tidak ada yang tau masa depan itu seperti apa. Yang bisa kita lakukan sekarang adalah mencoba setiap peluang yang ada.

Hope See You Soon....


Pagi hari yang dingin, di atas Kasur.
Jumat, 25 Agustus 2017