January 5, 2016
SUMUR
January 25, 2015
July 20, 2014
Seandainya Kamu Tahu Hal-Hal Ini Dari Dulu, Hidupmu Pasti Jauh Lebih Baik
Nice HT from Kaskus.
http://www.kaskus.co.id/thread/53cb2237902cfeed398b4671/?ref=homelanding&med=hot_thread
May 1, 2014
Think, Whene you were still Kid....
When You were Kid.., Everything is Possible..., And As you became Adult..., Things seems to be little different.
Lets Enjoy this inspiring Video. By Adcom.
Thanks....
July 21, 2013
Cerita Inspiratif Mengharukan Pengorbanan Adik Kepada Kakaknya (Kisah Nyata)
Demi sang kakak, Adiknya rela bekerja banting tulang. Berikut Cerita Nyata Demi Bagaimana kisah pengorbanan sang Adik kepada Kakaknya (Kisah Nyata/ True Story) selengkapnya
Angella dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku. Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya, Aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu di tangannya. “Siapa yang mencuri uang itu?” Beliau bertanya. Aku terpaku, terlalu takut untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi Beliau mengatakan, “Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!” Dia mengangkat tongkat bambu itu tingi- tinggi. Tiba-tiba, adikku mencengkeram tangannya dan berkata, “Ayah, aku yang melakukannya!” Tongkat panjang itu menghantam punggung adikku bertubi-tubi. Ayah begitu marahnya sehingga ia terus menerus mencambukinya sampai Beliau kehabisan nafas. Sesudahnya, Beliau duduk di atas ranjang batu bata kami dan memarahi, “Kamu sudah belajar mencuri dari rumah sekarang, hal memalukan apa lagi yang akan kamu lakukan di masa mendatang? Kamu layak dipukul sampai mati! Kamu pencuri tidak tahu malu!”
Malam itu, ibu dan aku memeluk adikku dalam pelukan kami. Tubuhnya penuh dengan luka, tetapi ia tidak menitikkan air mata setetes pun. Di pertengahan malam itu, saya tiba-tiba mulai menangis meraung-raung. Adikku menutup mulutku dengan tangan kecilnya dan berkata, “Kak, jangan menangis lagi sekarang. Semuanya sudah terjadi.” Aku masih selalu membenci diriku karena tidak memiliki cukup keberanian untuk maju mengaku. Bertahun-tahun telah lewat,tapi insiden tersebut masih kelihatan seperti baru kemarin. Aku tidak pernah akan lupa tampang adikku ketika ia melindungiku. Waktu itu, adikku berusia 8 tahun. Aku berusia 11.
Ketika adikku berada pada tahun terakhirnya di SMP, ia lulus untuk masuk ke SMA di pusat kabupaten. Pada saat yang sama,saya diterima untuk masuk ke sebuah universitas propinsi. Malam itu, ayah berjongkok di halaman, menghisap rokok tembakaunya, bungkus demi bungkus. Saya mendengarnya memberengut, “Kedua anak kita memberikan hasil yang begitu baik… hasil yang begitu baik…” Ibu mengusap airmatanya yang mengalir dan menghela nafas, “Apa gunanya? Bagaimana mungkin kita bisa membiayai keduanya sekaligus?” Saat itu juga, adikku berjalan keluar ke hadapan ayah dan berkata, “Ayah, saya tidak mau melanjutkan sekolah lagi, telah cukup membaca banyak buku.” Ayah mengayunkan tangannya dan memukul adikku pada wajahnya. “Mengapa kau mempunyai jiwa yang begitu keparat lemahnya? Bahkan jika berarti saya mesti mengemis di jalanan saya akan menyekolahkan kamu berdua sampai selesai!” Dan begitu kemudian ia mengetuk setiap rumah di dusun itu untuk meminjam uang. Aku menjulurkan tanganku selembut yang aku bisa ke muka adikku yang membengkak, dan berkata, “Seorang anak laki-laki harus meneruskan sekolahnya; kalau tidak ia tidak akan pernah meninggalkan jurang kemiskinan ini.” Aku, sebaliknya, telah memutuskan untuk tidak lagi meneruskan ke universitas. Siapa sangka keesokan harinya, sebelum subuh datang, adikku meninggalkan rumah dengan beberapa helai pakaian lusuh dan sedikit kacang yang sudah mengering. Dia menyelinap ke samping ranjangku dan meninggalkan secarik kertas di atas bantalku: “Kak, masuk ke universitas tidaklah mudah. Saya akan pergi mencari kerja dan mengirimu uang.” Aku memegang kertas tersebut di atas tempat tidurku, dan menangis dengan air mata bercucuran sampai suaraku hilang. Tahun itu, adikku berusia 17 tahun. Aku 20.
Dengan uang yang ayahku pinjam dari seluruh dusun, dan uang yang adikku hasilkan dari mengangkut semen pada punggungnya di lokasi konstruksi, aku akhirnya sampai ke tahun ketiga (di universitas). Suatu hari, aku sedang belajar di kamarku, ketika teman sekamarku masuk dan memberitahukan, “Ada seorang penduduk dusun menunggumu di luar sana!” Mengapa ada seorang penduduk dusun mencariku? Aku berjalan keluar, dan melihat adikku dari jauh, seluruh badannya kotor tertutup debu semen dan pasir. Aku menanyakannya, “Mengapa kamu tidak bilang pada teman sekamarku kamu adalah adikku?” Dia menjawab, tersenyum, “Lihat bagaimana penampilanku. Apa yang akan mereka pikir jika mereka tahu saya adalah adikmu? Apa mereka tidak akan menertawakanmu?” Aku merasa terenyuh, dan air mata memenuhi mataku. Aku menyapu debu- debu dari adikku semuanya, dan tersekat- sekat dalam kata-kataku, “Aku tidak perduli omongan siapa pun! Kamu adalah adikku apa pun juga! Kamu adalah adikku bagaimana pun penampilanmu…” Dari sakunya, ia mengeluarkan sebuah jepit rambut berbentuk kupu-kupu. Ia memakaikannya kepadaku, dan terus menjelaskan, “Saya melihat semua gadis kota memakainya. Jadi saya pikir kamu juga harus memiliki satu.” Aku tidak dapat menahan diri lebih lama lagi. Aku menarik adikku ke dalam pelukanku dan menangis dan menangis. Tahun itu, ia berusia 20. Aku 23
Kali pertama aku membawa pacarku ke rumah, kaca jendela yang pecah telah diganti, dan kelihatan bersih di mana- mana. Setelah pacarku pulang, aku menari seperti gadis kecil di depan ibuku. “Bu, ibu tidak perlu menghabiskan begitu banyak waktu untuk membersihkan rumah kita!” Tetapi katanya, sambil tersenyum, “Itu adalah adikmu yang pulang awal untuk membersihkan rumah ini. Tidakkah kamu melihat luka pada tangannya? Ia terluka ketika memasang kaca jendela baru itu..” Aku masuk ke dalam ruangan kecil adikku. Melihat mukanya yang kurus, seratus jarum terasa menusukku. Aku mengoleskan sedikit saleb pada lukanya dan mebalut lukanya. “Apakah itu sakit?” Aku menanyakannya. “Tidak, tidak sakit. Kamu tahu, ketika saya bekerja di lokasi konstruksi, batu- batu berjatuhan pada kakiku setiap waktu. Bahkan itu tidak menghentikanku bekerja dan…” Ditengah kalimat itu ia berhenti. Aku membalikkan tubuhku memunggunginya, dan air mata mengalir deras turun ke wajahku. Tahun itu, adikku 23. Aku berusia 26.
Ketika aku menikah, aku tinggal di kota. Banyak kali suamiku dan aku mengundang orang tuaku untuk datang dan tinggal bersama kami, tetapi mereka tidak pernah mau. Mereka mengatakan, sekali meninggalkan dusun, mereka tidak akan tahu harus mengerjakan apa. Adikku tidak setuju juga, mengatakan, “Kak, jagalah mertuamu saja. Saya akan menjaga ibu dan ayah di sini.” Suamiku menjadi direktur pabriknya. Kami menginginkan adikku mendapatkan pekerjaan sebagai manajer pada departemen pemeliharaan. Tetapi adikku menolak tawaran tersebut. Ia bersikeras memulai bekerja sebagai pekerja reparasi. Suatu hari, adikku diatas sebuah tangga untuk memperbaiki sebuah kabel, ketika ia mendapat sengatan listrik, dan masuk rumah sakit. Suamiku dan aku pergi menjenguknya. Melihat gips putih pada kakinya, saya menggerutu, “Mengapa kamu menolak menjadi manajer? Manajer tidak akan pernah harus melakukan sesuatu yang berbahaya seperti ini. Lihat kamu sekarang, luka yang begitu serius. Mengapa kamu tidak mau mendengar kami sebelumnya?” Dengan tampang yang serius pada wajahnya, ia membela keputusannya. “Pikirkan kakak ipar–ia baru saja jadi direktur, dan saya hampir tidak berpendidikan. Jika saya menjadi manajer seperti itu, berita seperti apa yang akan dikirimkan?” Mata suamiku dipenuhi air mata, dan kemudian keluar kata-kataku yang sepatah-sepatah: “Tapi kamu kurang pendidikan juga karena aku!” “Mengapa membicarakan masa lalu?” Adikku menggenggamtanganku. Tahun itu, ia berusia 26 dan aku 29.
Adikku kemudian berusia 30 ketika ia menikahi seorang gadis petani dari dusun itu. Dalam acara pernikahannya, pembawa acara perayaan itu bertanya kepadanya, “Siapa yang paling kamu hormati dan kasihi?” Tanpa berpikir ia menjawab, “Kakakku.” Ia melanjutkan dengan menceritakan kembali sebuah kisah yang bahkan tidak dapat kuingat. “Ketika saya pergi sekolah SD, ia berada pada dusun yang berbeda. Setiap hari kakakku dan saya berjalan selama dua jam untuk pergi ke sekolah dan pulang ke rumah. Suatu hari, Saya kehilangan satu dari sarung tanganku.Kakakku memberikan satu dari kepunyaannya. Ia hanya memakai satu saja dan berjalan sejauh itu. Ketika kami tiba di rumah, tangannya begitu gemetaran karena cuaca yang begitu dingin sampai ia tidak dapat memegang sumpitnya. Sejak hari itu, saya bersumpah, selama saya masih hidup, saya akan menjaga kakakku dan baik kepadanya.” Tepuk tangan membanjiri ruangan itu. Semua tamu memalingkan perhatiannya kepadaku. Kata-kata begitu susah kuucapkan keluar bibirku, “Dalam hidupku, orang yang paling aku berterima kasih adalah adikku.” Semoga Cerita Kisah Nyata yang inspiratif dan Mengharukan di atas dapat kita ambil hikmah dan pelajaran yang terkandung di dalamnya. Terima kasi
January 17, 2013
Kumpulan Kata Bijak Tentang Kegagalan
Kita semua pernah gagal dalam hidup ini. Namun apa maknanya? Perbedaan utama antara orang yang benar-benar sukses dan gagal adalah sikap mereka menghadapi kegagalannya. Bagaimana sebenarnya sikap kita menghadapi kegagalan?
Inilah 10 kata bijak dari para tokoh tentang bagaimana seharusnya kita menghadapi kegagalan :
2. “Keberhasilan tidak diukur dengan apa yang anda raih, namun kegagalan yang telah anda hadapi, dan keberanian yang membuat anda tetap berjuang melawan rintangan yang datang bertubi-tubi.” (Orison Swett Marden)
3. “Kebanggan kita yang terbesar adalah bukan tidak pernah gagal, tetapi bangkit kembali ketika kita jatuh." (Confusius)
4. “Banyak kegagalan dalam hidup ini dikarenakan orang-orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan keberhasilan saat mereka menyerah.” (Thomas Alva Edison)
5. “Kegagalan dapat dibagi menjadi dua sebab. Yakni, orang yang berpikir tapi tidak pernah bertindak, dan orang yang bertindak tapi tidak pernah berpikir.” (W.A. Nance)
6. “Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.” (Winston Chuchill)
7. “Tak ada rahasia untuk menggapai sukses. Sukses itu dapat terjadi karena persiapan, kerja keras, dan mau belajar dari kegagalan.” (General Colin Powell)
8. “Orang-orang yang gagal dibagi menjadi dua, yaitu mereka yang berpikir gagal padahal tidak pernah melakukannya, dan mereka yang melakukan kegagalan dan tak pernah memikirkannya.” (John Charles Salak)
9. “Kegagalan adalah sesuatu yang bisa kita hindari dengan; tidak mengatakan apa-apa, tidak melakukan apa-apa dan tidak menjadi apa-apa.” (Denis Waitley)
10. “Kegagalan adalah satu-satunya kesempatan untk memulai lagi dengan lebih cerdik.” (Henry Ford)
Jelas sudah bahwa tidak ada orang yang gagal namun yang ada adalah orang yang berpikir dirinya gagal. Gagal bukanlah satu kesalahan, kegagalan hanyalah sebuah proses menuju kesuksesan yang lebih besar. Sukses untuk kita semua!
@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@
Ketika AKAL berbisik : MENYERALAH
PENGHARAPAN berkata : COBALAH LAGI
Ketika DUNIA berkata : TIDAK MUNGKIN
TUHAN berkata :
ENGKAU PASTI BISA
October 4, 2012
A Mother’s Courage
Bagi agan-agan yang durhaka pada mama agan…, sebaiknya cepet-cepet mintak maaf. Dalamnya samudra bisa diukur, dalamnya cinta-kasih seorang Ibu gak akan bisa keukur.
Gue pagi ini barusan lihat short film dari salah satu commercial brake TC Bank…
langsung dilihat aja de gan…, sedih banget gan….
It's based on a true story of a Taiwanese woman who was detained by border officers for suspected possession of drugs ( marijuana, etc). they questioned her and finally a translator arrived and she told them that it was herbs to make a nourishing soup for her daughter who had just given birth. my guess why she over reacted when they found the herbs is because it is very precious to her and she had probably went through great pains to bring it to her daughter. i think she was released in the end.
June 8, 2012
----- Neurologis Kebodohan -----

Pertama, putuskan bahwa Anda benar-benar ingin membuang neurologis itu.
Pastikan bahwa Anda mau menggatinya segera sehingga Anda tidak lagi akibat buruk dan kerugian hidup dari neurologis kebodohan. Pastikan pula bahwa Anda siap menanggung resiko/tantangan yang menghadangnya dengan keputusan yang diambil.
Kedua, gunakan prinsip berubah sekarang atau sengsara selama hidup.
Anda tidak akan pernah dapat ke luar dari neurologis kebodohan, bila tidak berubah hari ini. Berubah hari ini, berarti kepedihan, berarti rasa sakit dan kesengsaraan. Tetapi jauh lebih pedih, lebih sakit, lebih sengsara dan memilukan lagi masa depan Anda bila hari ini tidak berubah. Hanya ada satu syarat agar kepedihan hari ini tidak terasa sakit, yakni dengan cara merasakan—seolah-olah—masa depan itu sudah di tangan. Kepedihan hari ini bukanlah rintangan bila mengingat kenikmatan yang akan diperoleh. Belajar tekun, serius dan berdisiplin memang menyakitkan, tapi lebih sakit lagi bila hidupnya menjadi manusia bodoh yang tidak ada manfaatnya dan merana sepanjang waktu.
Ketiga, interupsi polanya.
Anda tidak akan pernah berubah bila masih mempertahankan pola lama. Disebut berubah bila polanya dienterupsi, dirubah atau minimal digeser meski serba sedikit. Apabila Anda selama ini pola neurologisnya “selalu menghindar dari kesulitan belajar Bahasa Inggris”, maka sesekali mencoba menghadapinya meski tidak nyaman. Bila masih sulit untuk menerimanya, coba sesekali lihat dan dengar cerita-cerita sukses betapa nikmatnya bisa berbahasa Inggris. Bila perlu mencoba merasakan seolah-olah Anda bisa berbahasa Inggris, sehingga banyak peluang karir lebih nikmat dan peluang mendapatkan beasiswa studi lanjut ke luar negeri.
Atau, bila selama ini Anda selalu menghindar untuk berolah raga, artinya pola hidup rutinnya tidak suka olah raga, lebih suka rileks dan banyak tidur, coba sesekali menikmati olah raga. Bila selama ini pola neurologisnya selalu mengatakan bahwa olah raga hanya buang-buang waktu, sesekali melihat dan mendengarkan orang-orang yang tubuhnya segar bugar, dan sehat walafiat karena rajin berolah raga. Bila perlu meyakinkan diri bahwa segala-galanya tanpa kesehatan tidak berarti apa-apa. Olah raga merupakan salah satu cara untuk mencapai kesehatan itu.
Keempat, ciptakan alternatif baru yang memberdayakan.
Penginterupsian seperti pada langkah ketiga di atas, merupakan langkah “pemanasan” perubahan neurologis. Pada kondisi ini Anda berada di persimpangan jalan. Mau tetap di jalan lama yang berarti tetap terperangkap dalam kebodohan, atau jalan alternatif, jalan baru yang dapat memberdayakan diri Anda. Bila selama ini Anda berada jalan neurologis “nikmat membawa sengsara” maka saatnya beralih ke jalan (alternatif) neurologis “sengsara membawa nikmat selamanya”.Bila selama ini Anda berpelukan dengan kemalasan, maka saatnya sekarang berpeluk mesra dan penuh setia dengan ketekunan.
Kelima, kondisikan pola barunya hingga konsisten.
Apabila Anda sekarang sudah mulai tertarik dengan jalan alternatif dengan segala hasil yang memberdayakan dan menggiurkan, tidaklah otomatis menjadi pola baru neurologis. Masih membutuhkan pengkondisian yang konsisten sehinga menjadi pola baru yang otomatis, seotomatis kamar gelap-saklar lampu. Pola baru ini akan menjadi konsisten, membiasa, apabila tindakannya secara berulang-ulang dengan intensitas emosional yang luar biasa.
Hukum penguatan mengatakan, “Pola emosi atau perilaku mana pun yang terus dikuatkan akan menjadi respon yang otomatis dan terkondisikan. Apa pun yang tidak kita kuatkan pada akhirnya akan menghilang” Ketekunan yang semula masih lemah pada ikatan neurologis Anda, akan segera menguat dan terkondisikan bila terus dilakukan berulang-ulang dengan intensitas emosinal yang luar biasa. Bila ketekunan sudah membiasa, sudah menjadi “jalan tol” yang nyaman dan nikmat dalam setiap menghadapi persoalan pembelajaran, maka Anda akan segera melupakan jalan lama (kemalasan). Hari-hari selanjutnya adalah hari-hari yang terbiasa dengan ketekunan. Malah sekali saja melanggarnya, Anda segera mendapatkan teguran dari alam bawah sadar agar segera kembali ke neurologis ketekunan.
Keenam, ujilah.
Apakah perubahan neurologis kebodohan (pola lama) ke neurologis kecerdasan (pola baru) benar-benar mendatangkan manfaat bagi hidup Anda. Bila manfaatnya jauh lebih besar dari pada tetap pada pola lama, maka pertahankan pola baru itu. Termasuk apakah pola baru itu tidak bertentangan dengan nilai, gaya hidup dan keyakinan Anda.
Kualitas hidup kita itu sesungguhnya tergantung pada pola-pola kerja neurologis. Semakin banyak kita memiliki pola kerja neurologis yang memberdayakan diri, semakin berkualitas hidup kita. Jangan dibiasakan membangun jalur-jalur neuorogis kebodohan, dan neurologis-neurologis lainnya yang hanya menjebak hidup kita
May 22, 2012
… duduklah engkau dekat denganku, dan dengarlah ini …
Mario Teguh :
Engkau yang riuh tertawa untuk menggembirakan sekelilingmu, saat sebetulnya hatimu gamang dengan keraguanmu mengenai masa depan, sini … duduklah engkau dekat denganku, dan dengarlah ini …
Ketahuilah, bahwa semua keraguanmu itu adalah tabir yang memisahkan impianmu dari tindakanmu.
Semakin tubuhmu jauh dari tindakan, semakin tebal tabir keraguan itu menutupi pandanganmu.
Engkau telah sering memberitahuku bahwa Tuhan Maha Absolut, yang keinginanNya tak tertahankan oleh apa pun, yang jika Ia berkehendak agar sesuatu menjadi – maka jadilah.
Lalu, mengapakah engkau demikian khawatir bahwa yang kau lakukan akan menjamin keberhasilanmu – atau tidak, padahal engkau sendiri yang mengatakan bahwa Tuhanlah Yang Maha Penentu?
Tahukah Engkau bahwa yang kau lakukan, belum tentu yang akan dijadikan oleh Tuhan sebagai sebab dari penyejahteraanmu?
Bukankah banyak sekali kebaikan yang sedang kau nikmati, yang adalah kebaikan yang lebih besar daripada yang seharusnya pantas bagimu?
Engkau yang penunda, yang sering memanjakan rasa malas, yang masih suka mencurigai keadilan Tuhan, yang melebihkan harapan kepada manusia, benda, dan perhitungan – daripada kepada Tuhan, engkau yang belum banyak mematuhi Tuhanmu, TAPI hidupmu telah dibaikkan olehNya.
Mengapakah engkau masih ragu, bahwa kesegeraan bekerja keras dalam kejujuran untuk menguntungkan sesamamu – tidak akan menaikkanmu ke kelas kehidupan yang lebih baik?
Bukankah engkau sudah dianugerahi banyak nikmat, tanpa betul-betul memantaskan diri?
Tuhanmu itu Maha Penyayang, atau jika lebih sesuai bagimu – Dia itu Maha Baik, yang sangaaat baik kepadamu, yang telah Ada merencanakan kehidupanmu, lengkap dengan naik dan turunnya dan dengan naiknya lagi – jauh sebelum penciptaan keseluruhan alam ini.
Sesungguhnya, jika kau bandingkan kekhawatiranmu itu dengan kebesaran urusan Tuhan, urusanmu itu amat sangat kecil, yang bahkan diabaikan pun tak akan diketahui oleh siapa pun.
Tapi, bagi Tuhan engkau ini besar dan penting sekali.
Kebaikan hidupmu adalah urusan utama Tuhan.
Sesungguhnya, Tuhan menjadikan urusan setiap jiwa sebagai urusan utamaNya.
Maka janganlah sekali-kali engkau merasa tak diperhatikan oleh Tuhan.
Engkau jiwa kecintaan Tuhan.
Engkau berhak untuk meminta perhatian Tuhan, sebaik hak siapa pun di bawah dan di atas langit.
Maka gantikanlah kegalauanmu mengenai masa depan, dengan keikhlasan untuk melakukan yang bisa kau lakukan, dan menyerahkan kepada Tuhan hal-hal yang berada di luar kemampuanmu.
Malam ini, baringkanlah tubuhmu yang letih memikul semua beban pikiran dan kegelisahan hatimu.
Dan tidurlah dalam naungan dan lindungan kasih sayang Tuhan.
Malam ini, damaikanlah jiwamu, agar kekuasaan Tuhan berperan lebih baik dalam hati, pikiran, dan tubuhmu saat engkau bangun dalam kesegaran esok pagi.
Engkau jiwa kecintaan Tuhan.
Mintalah apa pun, serahkan semua kekhawatiranmu, dan ikhlaslah bekerja dalam kejujuran, lalu perhatikan apa yang terjadi.
Tuhan memerintahkan keajaiban untuk melayani kerinduan hati dari jiwa yang ikhlas.
Mario Teguh – Loving you all as always
Sumber : http://faridwajdiarsya.wordpress.com/2012/01/04/duduklah-engkau-dekat-denganku-dan-dengarlah-ini/
March 11, 2012
Ini cara tepat menuju kaya "ala" Waren Buffet! Masuupp!!

Siapa Warrent Buffet??
DIA ADALAH ORANG TERKAYA KETIGA DI DUNIA TAHUN 2011 DAN ANE RASA GAK PERLU JELASIN SIAPA DAN BAGAIMANA DIA, KARENA HAMPIR SEMUA ORANG DIDUNIA INI MENGENAL DIA. BAGAIMANA DENGAN AGAN2?
Berikut ini adalah wawancara yang pernah ia lakukan dengan CNBC.
Dalam wawancara tersebut ditemukan beberapa aspek menarik dari hidupnya :
PESAN 1
ia membeli saham pertamanya pada umur 11 tahun dan ia sekarang menyesal karena tidak memulainya dari masih muda.
Pesan: Anjurkan anak anda untuk berinvestasi [Encourage your children to invest]
Ia membeli sebuah kebun yang kecil pada umur 14 tahun dengan uang tabungan yang didapatinya dari hasil mengirimkan surat kabar.
Pesan: Dorong Anak Anda untuk mulai belajar berbisnis [Encourage your children to start some kind of business]
PESAN 2
Ia masih hidup di sebuah rumah dengan 3 kamar berukuran kecil di pusat kota Ohama, yang ia beli setelah ia menikah 50 tahun yang lalu.
Ia berkata bahwa ia mempunyai segala yang ia butuhkan dalam rumah itu.
Meskipun rumah itu tidak ada pagarnya.
Pesan: Jangan membeli apa yang tidak dibutuhkan, dan dorong Anak Anda berbuat yang sama. [Don't buy more than what you "really need" and encourage your children to do and think the same]
PESAN 3
Ia selalu mengemudikan mobilnya seorang diri jika hendak bepergian dan ia tidak mempunyai seorang supir ataupun keamanan pribadi.
Pesan: Jadilah apa adanya. [You are what you are]
PESAN 4
Ia tidak pernah bepergian dengan pesawat jet pribadi, walaupun ia memiliki perusahaan pembuat pesawat jet terbesar di dunia.
Pesan: Berhematlah (Always think how you can accomplish things economically)
PESAN 5
Berkshire Hathaway, perusahaan miliknya, memiliki 63 anak perusahaan.
Ia hanya menuliskan satu pucuk surat setiap tahunnya kepada para CEO dalam perusahaannya, menyampaikan target yang harus diraih untuk tahun itu.
Ia tidak pernah mengadakan rapat atau menelpon mereka secara reguler.
Pesan: Tugaskan pekerjaan kepada orang yang tepat [Assign the right people to the right jobs]
PESAN 6
Ia hanya memberikan 2 peraturan kepada para CEOnya.
Peraturan nomor satu adalah : Jangan pernah sekalipun menghabiskan uang para pemilik saham.
Peraturan nomor dua : Jangan melupakan peraturan nomor satu.
Pesan: Buat Tujuan yang jelas dan yakinkan mereke untuk fokus ke tujuan. [Set goals and make sure people focus on them]
PESAN 7
Ia tidak bersosialisasi dengan masyarakat kalangan kelas atas.
Waktu luangnya di rumah ia habiskan dengan menonton televisi sambil makan pop corn.
Pesan: Jangan Pamer, Jadilah diri sendiri & nikmati apa yang kamu lakukan [Don't try to show off, just be your self and do what you enjoy doing]
PESAN 8
Bill Gates, orang terkaya di dunia bertemu dengannya untuk pertama kalinya 5 tahun yang lalu.
Bill Gates pikir ia tidak memiliki keperluan yang sangat penting dengan Warren Buffet, maka ia mengatur pertemuan itu hanya selama 30 menit.
Tetapi ketika ia bertemu dengannya, pertemuan itu berlangsung selama 10 jam dan Bill Gates tertarik untuk belajar banyak dari Warren Buffet.
PESAN 9
Warren Buffet tidak pernah membawa handphone dan di meja kerjanya tidak ada komputer.
PESAN 10
Hindarilah kartu kredit dan berinvestasilah untuk diri Anda sendiri dan ingat :
* Uang tidak menciptakan orang tetapi oranglah yang menciptakan uang.
* Hiduplah secara sederhana.
* Jangan lakukan apa yang orang lain katakan, dengarkanlah mereka, namun lakukan apa yang menurut Anda baik.
* Jangan memaksakan diri untuk memiliki barang-barang bermerk, pakailah apa yang sekiranya nyaman bagi Anda.
* Jangan memboroskan uang Anda untuk hal-hal yang tidak diperlukan;
gunakanlah uang untuk membantu mereka yang kekurangan.
* Biar bagaimana pun orang lain tetap tidak dapat mengatur hidup Anda sendiri. Andalah yang mengendalikan hidup Anda sepenuhnya.
December 9, 2011
10 Chinese Wisdom
2. Sebuah batu permata tidak bisa dipoles tanpa gesekan, seperti halnya seorang manusia disempurnakan dengan cobaan hidup.
3. Lebih baik menyalakan lilin daripada mengutuk kegelapan.
4. Yang bertanya seperti orang bodoh selama lima menit lebih baik daripada yang tidak bertanya, karena ia tetap bodoh selamanya.
5. Jika Anda ingin tak seorang pun mengetahuinya, jangan melakukannya.
6. Berikan seseorang seekor ikan, dan anda memberinya makan untuk sehari. Ajarkan seseorang untuk menangkap ikan, dan anda memberinya makan untuk seumur hidup.
7. Waktu terbaik untuk menanam sebuah pohon adalah dua puluh tahun yang lalu. Waktu terbaik kedua, adalah: mulailah hari ini.
8. Bila Anda ingin tahu masa lalu Anda - lihatlah kondisi Anda saat ini. Bila Anda ingin tahu masa depan Anda - lihatlah tindakan-tindakan Anda saat ini.
9. Sebuah pembicaraan dengan seorang bijak adalah lebih baik daripada sepuluh tahun menuntut ilmu.
10. Hidup sebagian adalah apa yang kita tentukan, dan sebagian lagi ditentukan oleh teman-teman yg kita pilih
November 8, 2011
Nilai Moral Film Kunfu Panda
1
“There is no secret ingredients, The secret is in you” ( jawaban sang ayah ketika Po bertanya kepada ayahnya, apa rahasia yg membuat setiap orang menyukai mie buatan ayahnya )

Maksud yang tertuang: Tidak ada kriteria tertentu untuk menjadi hebat, tidak perlu banyak persyaratan untuk menjadi lebih baik, tidak ada rahasia apapun yang membuat seseorang menjadi besar, berdoa dan lakukan usaha yang terbaik, maka siapapun bisa menjadi apa yang mereka banggakan!!
2
“Yesterday is History, tomorrow is a mystery, but today is a gift, that is why it’s called a present” ( Kata-kata Bijak master oogway kepada Po, ketika Po merasa dirinya tak berguna )
Maksud yang tertuang: Kemarin adalah sejarah, besok adalah misteri, tapi hari ini adalah anugerah, pengalaman yang telah lalu biarlah berlalu, jadikan pelajaran untuk bisa berbuat lebih baik, dan jangan cemaskan hari esok, tak usah berharap untuk berlari mengejar esok yang penuh misteri, berjalanlah perlahan menyelesaikan hari, dan percayalah bahwa hari ini merupakan anugerah.
3
"The Real Warrior never quit” ( canda Master Syifu kepada Po, disela-sela mengajari Po kungfu )
Maksud yang tertuang: Pejuang sejati tidak mengenal kata menyerah, jika ingin berhasil dalam hal apapun, kita harus punya mental kuat dan sikap pantang menyerah.
4
“You Have to believe, Just believe” ( kata kata Master Oogway untuk meyakinkan Master Shifu bahwa dibalik kelemahan PO terdapat kekuatan hebat )
Maksud yang tertuang: Jika tidak percaya, maka hal apapun tidak akan terjadi, percaya terlebih dahulu dan teguhkan niat sebelum membuat semuanya terjadi.
5
.The secret to be special is you have to believe you're special.
Po hampir putus asa karena tidak mampu memecahkan rahasia Kitab Naga, yang hanya berupa lembaran kosong.
Wejangan dari ayahnya-lah yang akhirnya membuatnya kembali bersemangat dan memandang positif dirinya sendiri.
Kalau kita berpikir diri kita adalah spesial, unik, berharga kita pun akan punya daya dorong untuk melakukan hal-hal yang
spesial. Kita akan bisa, kalau kita berpikir kita bisa. Seperti kata Master Oogway, You just need to believe
6
Hidup memang penuh kepahitan, tapi jangan biarkan kepahitan tinggal dalam hatimu.
Setelah dikhianati oleh Tai Lung, Shi Fu tidak pernah lagi menunjukkan kebanggaan dan kasih sayang pada murid-muridnya.
Sisi terburuk dari kepahitan adalah kita tidak bisa merasakan kasih sayang dan tidak bisa berbagi kasih sayang.
7
.Keluarga sangatlah penting.
Di saat merasa terpuruk, Po disambut hangat oleh sang ayah. Berkat ayahnya pula Po dapat memecahkan rahasia
Kitab Naga dan menjadi Pendekar nomor satu. Sudahkah kita memberi dukungan pada anggota keluarga kita?
Sumber : HT_K
November 5, 2011
Never ever Give Up in Life, I Will…..
Baru lihat video motivasi yang jadi HT nya kaskus.
cukup inspiratif.
Intinya, Karena saya sudah memulai, maka saya harus mengakhirinya………..!
Apapun keadaannya berusaha menjadi total itu perlu, yang terpenting adalah bukan hasil akhir, tapi bagaimana perjuangan mu menuju akhir. that’s the point.
Apapun itu, siapapun km, bagaimanapun itu, selesaikan lah apa yang km mulai, don’t be a half.
Ini Videonya.
Selamat menikmati, semoga menginspirasi…..!
Have Nice Week’end.
July 11, 2011
Enjoy Your Life
When you are Teens --... you have all the time and energie but no money.
When you are Workers ..... you have the money and energie but no time .
When you are Oldies ..... you have all the time and money but you no more energie.
Lesson :
Enjoy life and the Thing you have at the moment, because you can’t have everything all at once .
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Bila Anda Remaja --... Anda memiliki semua waktu dan tenaga tetapi tidak punya uang.
Bila Anda Pekerja ..... Anda memiliki uang dan tenaga tapi tidak ada waktu.
Bila Anda Tua ..... Anda memiliki semua waktu dan uang tetapi Anda tidak mempunyai tenaga lagi.
pelajaran:
Nikmati hidup dan hal yang Anda miliki saat ini, karena Anda tidak bisa memiliki semuanya sekaligus.
April 23, 2011
Yang Kemudia Berarti...
Tidak akan ada lagi matahari yang terbit, tidak ada menit, jam ataupun hari.
….
Semua materi yang kita kumpulkan, baik itu uang yang didapat ataupun hal yang bersifat fisik lainnya akan diteruskan ke orang lain.
Kekayaan kita, ketenaran dan kekuasaan yang sesaat akan menghilang dan menjadi tidak berarti lagi.
Sehingga tidak akan penting lagi segala sesuatu yang pernah kita miliki atau yang pernah kita kuasai.
…
Segala macam rasa dendam,dengki, frustasi dan juga rasa iri pada akhirnya akan hilang.
Hal yang sama juga berlaku kepada harapan, ambisi, rencana dan hal-hal lainnya yang kita inginkan, kesemuanya itu kemudian jadi tidak berlaku lagi.
Kemenangan dan kekalahan yang pada awalnya menjadi sangat penting lalu segera memudar, lenyap dan menghilang.
...
Tidak berarti lagi darimana kita berasal atau disisi mana jalur hidup kita pada akhirnya.
…
Tidak berarti lagi apakah kita cantik atau brillian. Bahkan jenis kelamin dan warna kulit bukan lagi menjadi satu persoalan.
…..
Jadi apakah yang akan berarti? Bagaimanakah nilai dari hari kita diukur?
……
Yang kemudian berarti adalah bukan apa yang kita beli namun apa yang kita bangun,
Bukan apa yang kita dapat tapi apa yang kita berikan.
……
Yang kemudian berarti bukanlah kesuksesan kita namun keberartian kita.
……
Yang kemudian berarti bukanlah apa yang kita pelajari namun apa yang kita ajarkan
Yang kemudian berarti adalah setiap tindakan dengan integritas, hati, keberanian dan pengorbanan yang memperkaya, memperkuat ataupun mendorong orang lain untuk menyamai kita sebagai contoh dan menjadikan kita sebagai inspirasi.
Yang kemudian berarti bukanlah kemampuan kita namun karakter kita.
……
Yang kemudian berarti adalah bukan seberapa banyak orang yang kita kenal, namun seberapa banyak yang akan merasakan kehilangan yang mendalam ketika kita pergi.
Yang kemudian berarti bukanlah yang kita kenang namun kenangan tentang kita yang akan terus hidup pada mereka-mereka yang mencintai kita.
……
Yang kemudian berarti adalah seberapa lama kita akan diingat, oleh siapa dan bagaimana kita dikenang
……
Menjalani kehidupan yang berarti tidak terjadi dengan sendirinya. Ini juga bukan mengenai keadaan namun ini mengenai pilihan.
Mengenai pilihan untuk menjalani kehidupan yang berarti.
November 24, 2010
Ketika Harus Memilih
“Mari kita buat satu permainan, mohon bantu saya sebentar.”
DOSEN: Silahkan tulis 20 nama yang paling dekat dengan anda, pada papan tulis.
Dalam sekejap sudah di tuliskan semuanya oleh mahasiswi tersebut. Ada nama tetangganya, teman kantornya, orang terkasih dan lain-lain.
Sampai pada akhirnya diatas papan tulis hanya tersisa tiga nama, yaitu nama orang tuanya, suaminya dan nama anaknya.
Dengan pelahan-lahan mahasiswi itu melakukan suatu pilihan yang amat sangat sulit. Dia kemudian mengambil kapur tulis, mencoret nama orang tuanya.
Setelah agak tenang, kemudian pelahan-lahan ia berkata, “Sesuai waktu yang berlalu, orang tua akan pergi dan meninggalkan saya, sedang anak jika sudah besar setelah itu menikah bisa meninggalkan saya juga, yang benar-benar bisa menemani saya dalam hidup ini hanyalah suami saya.”
Dari: Widiyanto Yudie
sumber : Coffee
August 10, 2010
RENUNGAN : Cerita Cinta Terpendek

Ada seorang wanita buta. Semua orang membenci dia, kecuali kekasihnya. Wanita itu selalu berkata, “Saya akan menikahimu saat saya bisa melihat.” Suatu hari, ada orang mendermakan mata kepada wanita itu. Akhirnya wanita itu dapat melihat. Dengan segera, dia pergi menemui kekasihnya. Tetapi, ketika dia melihat kekasihnya, dia merasa sungguh terkejut karena kekasihnya juga buta.Kekasihnya bertanya, “Sudikah kamu menikah denganku sekarang?” Tanpa sebuah alasan, wanita itu menolak. Kekasihnyapun tersenyum dan berlalu pergi sambil berkata. “Tolong jaga mata saya baik-baik…”